Jumat, 05 September 2014

Materi Pengantar ke Studi Komunikasi


REVIEW HISTORIS
  1. Fase Rhetorika Yunani (abad ke-5 SM)
            Fokus : proses pernyataan manusia, Fase yunani ilmu ini dinamakan “rhetorike” pelopornya Georgias (480-370 SM) sebagi seni berbicara untuk kemenangan;  Protagoras (500-432) sebagai keindahan bahasa; Socrates (469-399) demi kebenaran melalui dialog, puncak retorika Yunani terjadi pada masa Demosthenes sebagai kemahiran berbicara di depan umum dan Aristoteles pembuktian maksud pembicaraan melalui upaya menampakan pembuktian (logika)
  1. Fase Rhetorika Romawi
            Dikembangkan oleh Marcus Tulius Cicero (106-43 SM), bukunya Oratore. Fokus : sistematika retorika pada dua tujuan pokok  yakni suasio (anjuran), dan dissuasio (penolakan). Tujuan : menyadarkan publik tentang hal-hal yang menyangkut kepentingan rakyat, perundangan-undangan dan keputusan yang akan diambil

  1. Fase Publisistik
            Embrio : Gaius Julius Caesar (100-44 SM) mempelopori Acta Diurna cikal-bakal jurnalistik, penemuan mesin cetak oleh Johannes Gutenberg (1400-1468).Kemunculan Surat Kabar Pertama “ Avisa Relation Order Zeitung” (1609). Dikenal Science of the Press (Zeitungwissenschaft) abad ke 19. Prof.Dr. Karl Bucher dianggap sebagai Bpk ilmu publisistik karena pertama kali mengajarkan di universitas Bazel kemudian di Univ Leipzig.
  1. Fase Communication Science
            Awalnya : Joseph Pulitzer (1903) memiliki gagasan school of journalism didukung oleh Charles Eliot (Harvard) dan Nicholas Murray Butler (Columbia) dikenalah mass media communication. Dilakukan penelitian lanjutan oleh : Paul Lazarsfeld, Bernard Berelson, Wilbur Schramm, Everett M Rogers dll, disimpulkan bahwa komunikasi massa hanya satu diantara beberapa dimensi lain proses komunikasi. Sehingga ilmu tentang itu berubah menjadi communication science.
Pada 1960, Carl I Hovland dalam karyanya “Social Communication” memunculkan istilah “science of commmunication” dengan definisi sebagai : “suatu upaya sistematis untuk merumuskan dengan cara yang setepat-tepatnya asas-asas pentransmisian informasi serta pembentukan opini dan sikap”
Pada 1967, terbit buku “The Communicative Arts of Sciences of Speech” ditulis Keith Brooks memperkenalkan istilah communicology. Istilah yang jg digunakan oleh Joseph A Devito. Definisinya : studi tentang ilmu komunikasi secara khusus berkaitan dengan komunikasi oleh dan diantara manusia

PARA PERINTIS
ü  Charles Cooley (sosiolog)
ü  Walterlippman (wartawan)
ü  Sapir (Antropolog)
ü  Whrof (Linguis)
ü  Wiener dan Shannon (cybernetic Scientist)
ü  Newcomb, Osgood, Klapper, Katz dll (Psikolog)
ü  Pool, Lasswell (Political Scientist)
ü  Boulding (ekonom)

The Founding Fathers
ü  Harold D Lasswell (Illinois, Amerika serikat) karya monumentalnya :”Propaganda and Communication in wolrd History”
ü  Kurt Lewin (Jerman), pemikirannya mengenai “gatekeeping”, “group dynamic”, “consistency Theory” mempengaruhi Festinger “Cognitive Dissonance”, New Comb “A-B-X Model” dll.
ü  Paul Lazarsfeld (Wina), kontribusi nyatanya misal peneilitian tentang “Limited effect”
ü  Carl Hovland (AS) : Karyanya antaralain “Communication and Persuasion”
ü  Wilbur Schramm : yang disebut Everret M Roger sebagai “institulizerof communication research

Lingkup komunikasi terdiri dari :
  1. Sifat
  2. Tujuan
  3. Metode
  4. Teknik
  5. Fungsi

BIDANG KOMUNIKASI
1.      Social communication
2.      Organizational Communication
3.      Business Communication
4.      Political Communication
5.      Internasional Communication
6.      Intercultural Communication
7.      Development Communication
8.      Tradisional Communication

SIFAT KOMUNIKASI
  1. Komunikasi Verbal , teridir dari Oral communication dan  written communication.
  2. Komunikasi Non verbal bisa dikomunikasikan melalui :
    1. Kial/gestural comm;
    2. Pictorial comm
  3. Komunikasi tatap muka (face-to-face comm)
  4. Komunikasi Bermedia (mediated comm)

TATANAN KOMUNIKASI
  1. Personal Communication : intrapersonal, interpersonal
  2. Group Communication : small group comm (ceramah, forum, simposium, seminar, brainsorming)
    1. large group comm (Public Speaking)
  3. Komunikasi Massa : Printed mass media comm; electronic mass media comm
  4. Medio Comm : surat, telpon, pamflet, poster, spanduk dll.

Tujuan Komunikasi
  1. To change opinion
  2. To change the behavior
  3. To change attitude
  4. To change the society

Fungsi komunikasi
  1. To inform
  2. To educate
  3. To entertain
  4. To influence

Teknik komunikasi
  1. Human relations
  2. Informative comm
  3. Instructive comm
  4. Persuasive comm
  5. Coersive comm
  6. Pervasive comm

Metode komunikasi
  1. Journalism
  2. PR
  3. Advertising
  4. Propaganda
  5. Phsywar
  6. Broadcasting

Model Komunikasi :
  1. Komunikasi sebagai Aksi : Model linear
  2. Komunikasi sebagai interaksi : Model Interaksional
  3. Komunikasi sebagai Transaksi : Model Transaksional

TUJUH TRADISI  KOMUNIKASI
1.      Tradisi Sosio Psikologis : komunikasi sebagai pengaruh interpersonal
2.      Tradisi Sibernetik : komunikasi sebagai pemrosesan informasi
3.      Tradisi Retorika : komunikasi sebagai berbicara menarik di depan publik
4.      Tradisi Semiotika : komunikasi sebagai proses berbagai arti melalui isyarat
5.      Tradisi Socio-cultural : komunikasi sebagai pembuatan dan pengembangan realitas sosial
6.      Tradisi Kritikal : Kom sebagai cerminan wacana ketidakadilan
7.      Tradisi Fenomenological : Komunikasi sebagai dialog pengalaman pribadi dan pengalaman orang lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar